Creative Writing: Tips dan Strategi Menulis Cerpen dan Novel

CWJudul: Creative Writing
Penulis: A.S. Laksana
Penerbit: GagasMedia
Tahun Terbit: 2013
Tebal: 210 halaman
ISBN: 979-780-681-2

 

Saya percaya, banyak di antara kita yang meminati dunia menulis. Saya yakin banyak di antaranya yang berhasil menekuninya, namun sebagian yang lain tersaruk-saruk, bahkan belum berhasil mewujudkan impiannya untuk menulis, lebih jauh, menerbitkan karyanya.

Buku ini saya temukan saat saya sedang tersaruk-saruk menulis. Karena sudah lama vakum, saya jadi sangat sulit mulai menulis lagi. Buku ini saya beli dari sebuah toko online milik seorang kawan penulis di Solo. Ada banyak hal yang saya dapatkan dari buku ini, dan ingin membaginya kepada kalian. Siapa tahu kalian juga membutuhkan suntikan motivasi untuk menulis.

Buku ini dimulai dengan sebuah iklan menarik dari penulis: Anda ingin mengembangkan kreativitas? Dekatkan tangan Anda dengan otak Anda.

A.S. Laksana menjabarkan pernyataan tersebut dengan penjelasan bahwa tangan adalah alat tubuh yang paling dekat dengan kreativitas isi kepala kita. Otak kita merancang sesuatu, tangan kita yang mengerjakannya—kecuali mungkin pemain sepak bola atau takraw yang menggunakan kaki untuk mengeksekusi apa yang ada dalam pikiran mereka di lapangan. Oleh karena itu, berilah kesempatan pada tangan kita untuk melakukan apa yang ingin dilakukannya. Jangan biarkan ia menjadi penganggur. Akrabkan otak dengan tangan kita.

Prinsip menulis sejatinya tak pernah berbeda dengan hal-hal lain dalam hidup kita. Ia terus berjalan dalam kondisi apa pun. Jadi tak ada alasan belum ada ide, atau sedang tidak mood dalam menulis, sehingga membuat seseorang menunda menulis. Yang diperlukan hanyalah action. Menulislah, meskipun itu buruk.  Hal buruk apa pun tetap dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih baik. Geroge Lucas, sang empu Star Wars, menemukan inspirasi saat sedang mengorek tempat sampah dan menemukan boneka bebek yang terbakar. Benda itu memberinya inspirasi tentang wujud makhluk angkasa luar yang telah lama menyiksa pikirannya.

A.S. Laksana menawarkan trik-trik untuk dapat menulis dengan produktif, antara lain dengan menulis cepat. Jika waktu kalian sempit, maka menulislah secepat-cepatnya dalam waktu yang sempit. Caranya adalah dengan menulis dengan cara kita sendiri, bukan cara orang lain. Sering kali kita tersendat karena kita ingin tulisan kita menjadi hebat, dan itu dengan meniru gaya orang lain.

Lebih jauh, trik menulis yang diberikan A.S. Laksana meliputi strategi tiga kata untuk menstimulus ide, jangan menulis sekaligus mengedit, show don’t tell, mengkonkretkan konsep-konsep abstrak, deskripsi lima indra, perihal mengembangkan cerita dan karakter, menyusun plot dan dialog, dan bereksperimen dengan point of view. Selain itu ia juga memberikan trik mengkonstruksi adegan dan mengatur gerak cerita, juga menghidupkan bahasa dengan metafora. Pada akhir buku, ia kembali menekankan pentingnya disiplin dalam menulis, dan mengingatkan untuk lebih banyak membaca.

Buku ini praktis dan mudah dipahami. Materi-materinya pun materi mendasar yang perlu dimiliki oleh seorang pembelajar menulis. Ilustrasi serta halaman buku yang diseling halaman berwarna membuat kita tak bosan saat membacanya.