Bongkar Pasang Pasel: Sebuah Catatan dalam Jumpalitan Menjadi Ibu

Menulis, adalah bagian dari keseharian saya. Di tahun 2010, saya cukup tidak produktif dalam menulis, tetapi pekerjaan saya sebagai penerjemah lepas membuat saya harus terus mempergunakannya dalam bekerja.

Undangan menulis Jumpalitan Menjadi Ibu (JMI) adalah semacam kejutan buat saya. Ketika sebuah personal message (pm) singgah di inbox saya di facebook, saya cukup terkejut mengetahui nama saya termasuk dalam daftar yang diundang untuk menulis. Lebih kaget lagi saat mengetahui deretan nama lain yang sudah sangat akrab di telinga saya. Nama-nama beken yang sudah banyak malang melintang di dunia menulis. Mereka adalah Sari Meutia, Estu Sudjono, Tria Ayu Kusumawardhani, Indah Julianti Sibarani, Dewi Rieka, Nadiah Alwi, Fitria Chakrawati, Haya Aliya Zaki, Indah IP, Sylvia Namira, Nunik Utami Ambarsari, Erlina Ayu, Shinta Handini, Qonita Musa, Retnadi Nur’aini, Triani Retno, Nita Candra, dan Aan Wulandari. Wow, alangkah gembiranya! Saya merasa mendapat kehormatan dapat bersanding dengan mereka.

Dengan tema jumpalitan menjadi ibu, sebenarnya banyak sekali yang dapat digali.Namun, karena rata-rata pengalaman ibu mirip, kemungkinan munculnya subtema yang sama, menjadi tidak terelakkan. Ditambah lagi, kebingungan dengan pengalaman apa yang akan diangkat. Saya sendiri pun sempat kebingungan dengan apa yang harus saya tulis. Berkali-kali saya ubah tulisan saya, saya rombak sana-sini, tetapi setelah saya baca lagi, rasanya masih sangat berantakan. Ngalor-ngidul tak keruan. Bahkan, saya sempat mogok menulis dan tidak menyentuhnya lagi berhari-hari.

Ketika tiba saatnya deadline mengumpulkan tulisan, saya berharap-harap agar masih bisa berkesempatan memperbaikinya. Beruntunglah naskah ini diberikan kepada tangan editor yang tepat. Siapa tak kenal dengan Rinurbad, seorang editor mumpuni dengan segudang pengalaman menyuntingnya? Dengan arahan darinya, naskah antologi jumpalitan menjadi ibu yang semula ‘jumpalitan’ pun ditertibkan Ditata satu per satu. Tema-tema pun difokuskan, alur tulisan dibenahi, masukan diberikan di sana-sini. Dan, kesempatan itu pun diberikan kepada para kontributor: revisi!

Saya lalu menggunakan kacamata baru. Memosisikan diri saya sebagai pembaca. Terus terang, saya jadi merasa tulisan saya memang benar-benar masih kacau. Saya terbengong-bengong membaca tulisan saya sendiri.

“Kalau ini sih, revisinya bisa 50 % lebih” demikian pikir saya. Maka, saya pun membongkar kembali naskah itu seperti membongkar pasel yang keping-kepingnya salah tempat. Saya bolak-balik susunannya, saya hilangkan yang tidak cocok kepingannya, yang keluar jauh dari jalur yang semestinya. Bukan hanya itu, saya juga kudu menambal sana-sini. Alhamdulillah, di saat deadline revisi tiba, saya dapat menyetorkannya tepat waktu.

Belum berhenti sampai di situ. Saya kesandung masalah judul. Penjudulan yang saya berikan, menurut editor, masih belum menarik. Saya diberikan alternatif judul, tetapi saya kurang menyepakatinya. Maka, beberapa hari saya ‘bertapa’ mencari judul. Sambil bersih-bersih, saat ‘ngojek’ antar-jemput anak, atau di sela-sela waktu menerjemahkan, saya membuat coret-coretan judul (yang lalu saya coret-coret sendiri dengan gemas). Dan, seperti yang sering kali terjadi, ide justru keluar di injury time, judul itu pun muncul di detik-detik terakhir dan disetujui editor. Fiuuuhhh…lega sudah.

Bulan ini (Januari 2011), kabar yang dinanti-nanti itu pun tiba. JMI akan segera meluncur ke tangan pembaca. Cover-nya yang genjreng mendadak memenuhi home facebook di hari Rabu, tanggal 19 kemarin. Mendadak semua profil picture kontributor JMI berubah merah. Heboh bukan main.

Pengalaman ini sungguh luar biasa buat saya. Di saat saya merasa sangat tidak produktif menulis, JMI menjadi suntikan penyemangat buat saya. Saya sangat berterima kasih kepada Mbak Dee dan LPPH yang sudah memberikan kesempatan kepada saya, teman-teman kontributor yang cihuy, dan editor yang sungguh istimewa.

Nantikan kehadiran Jumpalitan Menjadi Ibu, awal Februari ini…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s