Segera Terbit: “Cinta dalam Belanga” !

cover-CDB“Kau di mana?” suara suaminya dipenuhi kegalauan lagi. “Kau tersesat lagi?” Anyelir menggerakkan bibirnya yang membiru. “Kau sungguh tak menemukan jalan pulang?” suaminya kian khawatir. “A…aku….” “Kau ada di haltemu?” Haltemu? “A…aku….” “Menyingkir dari tempat itu. Halte itu sudah tidak ada lagi. Jalan sudah dilebarkan dan sekarang hlalte itu sudah jadi marka jalan. Kau berada di marka jalan sekarang. Itu berbahaya. Apa tidak ada orang yang menyuruhmu, atau membantumu pergi dari tempat itu? Demi Tuhan, Anyelir …. Jawablah.” Anyelir merasa kepalanya seperti dihantam sebuah benda keras. Ia memegangi kepalanya yang terasa sakit berdenyut-denyut. Sekuat tenaga ia berusaha mengendalikan kesakitannya. Ia mendengar deru kendaraan berlalu-lalang, ia mendengar teriakan-teriakan, ia melihat kilatan-kilatan lampu jalan, ia merasakan hujan. Tetapi, oh, mengapa semua terasa begitu asing baginya? Di mana ia kini? Di dunia macam manakah ia? Apakah ia hidup dalam khayalan-khayalannya sendiri? Eskapisme? Atau, apakah ia sudah gila? ……… (“Cinta dalam Belanga”)

Sebuah antologi cerpen “Cinta dalam Belanga”, karya Ambhita Dhyaningrum. Diterbitkan oleh Penerbit Kakilangit Kencana.
Mozaik-mozaik kehidupan: cinta, harkat manusia, keadilan, isyarat kematian, dalam potret buramnya yang sarat makna.

Terbit: Juni 2009

Posted in Uncategorized