Tengah malam kuterbangun karena merasakan ada sesuatu. Ketika kubuka mata … ada kelopak-kelopak bunga berwarna merah merekah tepat di depan hidungku.
Happy birthday …. Senyumnya terkembang.
Beberapa jenak aku tertegun. Antara percaya dan tidak.
Benarkah hari ini tidak seburuk yang kubayangkan?
Layakkah aku mendapatkan kuntum-kuntum mawar?
Bukankah pertikaian itu belum usai?
Masa aku seberuntung itu?
Tapi kauyakinkan aku bahwa
“O, my love is like a red red rose ….” seperti dikatakan Robert Burns.
Dan aku meledak dalam tangis kelegaan.




